Jumat, 11 November 2011

REISHA: Epilog: Counting Down to April 1st, 2010

Februari 2009, bisa dibilang titik di mana saya mulai berpikir untuk mendaftar beasiswa Monbukagakusho. Maret 2009, saya mulai mencari-cari info dan menunggu-nunggu pendaftaran dibuka di website kedubes Jepang. [informasi beasiswa]

21 April 2009, saya baca email di milis bahwa pendaftaran beasiswa Monbukagakusho sudah dibuka sejak sehari sebelumnya. Saya harus menyiapkan segala persyaratan dalam kurun waktu kurang dari satu bulan. [seleksi dokumen]
8 Juli 2009, saya diberi tahu bahwa saya lulus seleksi dokumen, dan berikutnya harus mengikuti tes tertulis dan wawancara. 13 Juli 2009 jadwal [tes tertulis] saya, dan 17 Juli 2009 jadwal [wawancara] saya.
31 Juli 2009, saya diberitahu bahwa saya lulus ke tahap berikutnya. Saya harus menyiapkan lagi semua berkas yang dibutuhkan. [secondary screening]
28 September 2009, saya menerima Letter of Acceptance (LA) dari Profesor Fukazawa Yoshiaki, Graduate School of Fundamental Science and Engineering, Waseda University. [hunting for LA]
5 Januari 2010, saya mendapatkan kabar bahwa saya termasuk penerima beasiswa Monbukagakusho Research Student 2010. Universitasnya belum ditentukan di mana.
21 Januari 2010, saya ke Jakarta untuk menandatangani pledge beasiswa, sekaligus menyerahkan paspor asli untuk keperluan pembuatan visa dan pengurusan tiket.
26 Januari 2010, saya pulang kampung untuk menikmati waktu bersama keluarga, waktu tersisa di mana saya akan segera pergi meninggalkan tanah air untuk pertama kalinya.
29 Januari 2010, saya menerima e-mail dari pihak Waseda University bahwa saya ditempatkan di universitas tersebut. Saya sudah harus mulai mengurus keperluan di sana nanti, terutama terkait dormitory dan placement test bahasa Jepang.
4 Februari 2010, saya menerima e-mail lagi, kali ini tentang guideline untuk placement test bahasa Jepang. Awal di Jepang saya akan belajar bahasa Jepang dan placement test-nya dilaksanakan online sebelum berangkat.
28 Februari 2010, saya ke Padang, menikmati waktu bersama saudara di Padang, sekaligus melihat sepupu baru saya Keymita yang baru lahir beberapa hari sebelumnya.
11 Maret 2010, saya ambil placement test bahasa Jepang. Semoga nanti memang mendapatkan kelas bahasa Jepang yang tepat di sana.
12 Maret 2010, saya kembali ke Bandung untuk menikmati waktu bersama teman-teman, sekaligus mempersiapkan keberangkatan saya.
28 Maret 2010, weekend terakhir di Indonesia sebelum saya berangkat. Cuma ada satu di pikiran saya, jalan-jalan. Menikmati hari. Saya tidak mau memikirkan hal lain.
31 Maret 2010, akan ada acara orientasi dan pelepasan penerima beasiswa Monbukagakusho 2010 di Kedubes Jepang. Orang tua saya juga akan datang untuk mengantar saya keesokan harinya.
1 April 2010, dengan penerbangan JL-726 21.55 Soekarno-Hatta Jakarta, insyaAllah saya akan berangkat menuju Narita Tokyo.
***
Alhamdulillah ya Allah, selama proses, Engkau mengabulkan doaku, ‘ya Allah, jika memang ada jalan buatku ke Jepang, maka mudahkanlah’. Saat ini aku hanya bisa berdoa, ‘ya Allah, bimbinglah hamba-Mu ini selama di Jepang nanti, lindungi aku dalam setiap langkahku di sana’.
Terima kasih buat keluarga besarku, terutama Mama. Aku tidak pernah tahu apa doa-doa Mama, tapi aku yakin aku bisa seperti sekarang ini berkat doa-doa Mama.
Terima kasih buat Pak Sukrisno dan Bu Yani, atas surat rekomendasi dan dukungannya. Mungkin nanti saya akan merepotkan lagi untuk pendaftaran S2 di sana nanti.
Terima kasih buat teman-teman yang sudah mendukung dan menyemangatiku. Aku pasti akan sangat merindukan saat-saat berkumpul bersama kalian.
Terima kasih juga sudah menemani hari-hariku, di sela kesibukan dan kegejean. Di sela suka, duka, tawa, dan air mata. Ruang sela ini hanya untuk sementara.
Ini semuanya barulah satu langkah kecilku untuk merajut mimpi. Aku tidak berhak untuk berbangga diri saat ini, karena apa yang akan aku hadapi ke depannya pasti lebih berat. Aku juga tidak boleh pesimis, karena aku tidak akan diberikan nikmat ini jika aku tidak mampu menjalaninya nanti. Ya Allah, aku ingin jadi hamba-Mu yang senantiasa bersabar dan bersyukur.
Bismillahirrahmanirrahiim.

0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger